SOLO. Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhan (STIAMAK) Barunawati Surabaya dan Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (AsBUPI) melakukan penandatanganan (teken) kerjasama antara lembaga akademi dengan penyelenggara bisnis operator pelabuhan Indonesia dilaksanakan di Solo (7/2/2019).

"MoU ini penting sebagai tanda sinergi antara institusi.pendidikan dengan.asosiasi dunia industri, khususnya pelabuhan, " Ketua STIAMAK, Nugroho Dwi P, M.Sc,  di sela-sela acara tersebut. Sementara Ketua Umum AsBUPI Drs. Dede Martin MBA mengungkapkan,  pihaknya menyambut baik MoU tersebut. "Karena kita percaya STIAMAK dapat menjadi mitra asosiasi dalam bidang pelatihan pendidikan dan pengembangan SDM, maupun bidang lain sesuai tuntutan dunia industri dewasa ini," Kata Dede. AsBUPI sendiri merupakan kumpulan 14 Badan Usaha Pelabuhan di Indonesia.

Sementara itu, Chiefy Adi M.Sc selaku Sekjend AsBUPI menyambut antusias penandatanganan tersebut sebagai pertanda makin baiknya dunia pendidikan dalam berkoordinasi dan sinergi.

"Ini patut diapresiasi untuk kebesaran dunia maritim kita, kita maju berkembang untuk maritime.greatness..." kata Chiefy yang juga dikenal sebagai Direktur Utama PT. IPC Car Terminal, anak perusahaan PT Pelindo II Jakarta yang telah IPO (Initial public offering).

Acara semakin meriah karena dihadiri Direktur SDM Pelindo I Medan, Pelindo II Jakarta, Pelindo III Surabaya, dan Pelindo IV Makasar.

"Dari tim kami dukung penuh MOU ini demi kemajuan SDM kemaritiman kita," kata Direktur SDM Pelindo III TOTO Heliyanto, S.H., M.H.  yang juga merupakan Ketua Badan Pengawas ASBUPI.

(Humas Stiamak)