Jatim Newsroom - Pelindo III menggelar International Maritime Leadership Seminar di kantor pusatnya di Surabaya, Kamis (30/8). Seminar tersebut menghadirkan pembicara dari pakar maritim dan logistik asal Belanda, STC International, yakni Capt. Albert Bos dan A. A. Hofman, akademisi dari STIAMAK Barunawati Ismi Rajiani, serta Commercial and Operational Director Pelindo III, Mohammad Iqbal.

"Kini Pelindo III sedang bertransformasi dengan slogan Beyond Port of Indonesia, yang artinya mengembangkan berbagai layanan untuk menjadi solusi terbaik bagi kebutuhan logistik di Indonesia. Transformasi ini juga menjadi moment yang tepat untuk menggandeng institusi pendidikan seperti STC International dan STIAMAK Barunawati untuk bekerja sama mendidik calon pemimpin maritim bangsa di masa depan," kata Mohammad Iqbal, di  Surabaya, Jumat (31/8).

Capt. Bos mengungkapkan bahwa basis dari kegiatan tersebut ialah kesepakatan antara Pemerintah Belanda dan Indonesia pada 2016 terkait pengembangan maritim dan pelabuhan. "Kerja sama tersebut disepakati saat Presiden Jokowi berkunjung ke Belanda, dan edukasi menjadi point penting dalam kerja sama tersebut untuk memastikan semua pihak siap untuk (tantangan maritim) masa depan dengan menyiapkan calon-calon pemimpin dunia maritim Indonesia," ungkapnya.

Sementara itu, Benedicta, dari Forum Laras Dikdudi, seorang peserta seminar, mengaku tertarik mengikuti seminar tersebut karena sedang meneliti tentang topik kepemimpinan, ingin lebih mengetahui konsep kepemimpinan dari perspektif maritim. "Pembahasan tentang bagaimana presiden mendorong sektor maritim negeri ternyata menjadi contoh bagaimana peran pemimpin untuk tidak hanya menjadi regulator, tetapi juga menjadi fasilitator pada implementasi inovasi," jelasnya.

Capt. Bos juga menjelaskan, bahwa pemimpin masa depan harus fleksibel, inovatif, dan siap untuk berkompetisi dengan terminal-terminal lain di dunia. Ketiga hal tersebut yang diharapkan pada figur pemimpin baru. "Saya rasa itulah mengapa Pelindo III terus mendorong edukasi maritim, baik melalui event seminar ini dan bagaimana mereka telah mengirim puluhan karyawannya ke universitas-universtitas maritim dunia," tambah Capt. Bos. (mad)